Apa itu Forex?

Masih baru dan belum mengetahui forex, tabel di bawah ini bisa membantu kita mendapatkan sedikit gambaran.

  FOREX MONEY CHANGER/BANK
Trading Trading Online.
(Biaya sangat rendah)
Trading Fisik.
(Biaya tinggi, termasuk biaya safe deposit box)
Modal

Modal kecil

(1% dari nilai transaksi)

Transaksi langsung dan cepat.

(100% dari nilai transaksi)

Transaksi dengan bank / money changer.

Likuiditas Transaksi langsung dan cepat.
(Pembeli dan penjual selalu tersedia)
Transaksi dengan bank / money changer.
(Pembeli dan penjual terbatas)
Waktu Transaksi 24 Jam
(harga lebih update, bursa di seluruh dunia)
08.00 – 15.00 WIB
(harga mengikuti standar dari Bank/Money changer itu saja)
Spread (perbedaan harga jual dan beli rata rata $0.00025) Tinggi
(perbedaan harga jual dan beli hingga Rp.1000)
Online Trading Online
(Komputer, laptop, smartphone)
Offline
(Datang langsung ke money changer/bank)


Forex berasal dari kata Foreign Exchange yang berarti pertukaran mata uang asing atau pertukaran mata uang satu dengan yang lainnya. Tujuan awalnya adalah untuk pembayaran luar negeri. Karena adalanya perbedaan supply dan demand dalam waktu tertentu mengakibatkan adanya fluktuasi nilai mata uang satu dengan mata uang dari negara lainnya. Selisih dari perbedaan nilai mata uang inilah yang akhirnya di manfaatkan untuk mengambil keuntungan. Sejak ada pemahaman seperti ini akhirnya mata uang diperdagangkan dalam sebuah pasar yang disebut sebagai forex market.
Forex trading adalah kegiatan beli (buy) atau jual (sell) mata uang secara terus-menerus dan konsisten untuk mendapatkan keuntungan. Dapat pula diartikan bahwa forex trading intinya adalah kegiatan menukarkan uang secara terus menerus. Berbeda dengan trading saham yang hanya mendapatkan keuntungan jika saham yang kita beli harganya naik, pada forex trading kita bisa mendapatkan keuntungan dari dua arah, baik saat di harga naik ataupun turun, seperti contoh sbb:

Keuntungan dari harga naik:

Harga atau nilai tukar EUR/USD sekarang adalah 1,5000 artinya 1 EUR = 1,5 USD

(1 EUR (Euro) jika ditukarkan menjadi USD (dollar) menjadi 1,5 USD)

Sekarang misal A memiliki modal sejumlah $150.

Lalu A memprediksi bahwa nilai tukar EUR/USD akan naik

Yang A lakukan adalah BUY EUR/ USD atau membeli EUR menggunakan USD, dalam arti menukarkan dollar A menjadi pounds.

Setelah ditukar, $150 A berubah menjadi 100 Euro .

Selang satu jam Nilai tukar EUR/USD naik menjadi 1,6000

Artinya 1 EUR = 1,6 USD

Yang harus A lakukan sekarang adalah SELL EUR/USD atau menukarkan kembali 100 euro yang A miliki menjadi dollar.

Setelah ditukarkan 100 euro yang dimilik A menjadi $160 (100 x 1,6)

Dari transaksi BUY lalu SELL dalam selang waktu satu jam tadi modal A berubah dari $150 menjadi $160 ,artinya A mendapatkan keuntungan sebesar $


Keuntungan dari harga turun :

Harga atau nilai tukar EUR/USD sekarang adalah 1,5000

Dan A memprediksi Nilai tukar EUR/USD akan turun.

Sehingga yang A lakukan adalah SELL EUR/USD. misalkan A mau jual 100 euro .

Karena A tidak memiliki euro yang akan dijual, prosesnya adalah A meminjam 100 euro uang broker untuk dijual atau ditukarkan ke dollar.

Setelah ditukarkan 100 euro tadi berubah menjadi $150.

Selang satu jam nilai tukar EUR/USD turun dari 1,5000 menjadi 1,4000

Artinya 1 EUR = 1,4 USD atau 1 USD = 0,714 EUR.

Yang A lakukan sekarang adalah A tukar kembali $150 menjadi euro. Sehingga A akan mendapatkan 107 euro.

Sekarang A pegang 107 euro .Dari 107 euro ini, 100 euro A akan kembalikan ke broker dan sisanya 7 euro ini adalah keuntungan dari Si A .

Dari transaksi SELL lalu BUY dalam selang waktu satu jam tadi modal A berubah dari 100 euro menjadi 107 euro ,artinya A mendapatkan keuntungan sebesar 7 euro.

Dalam prakteknya tidaklah serumit penjelasan di atas, karena setiap broker menyediakan sistem yang mempermudah nasabahnya. Begitu pula kita dapat mengambil posisi buy saat harga naik. Jika ternyata memang naik, maka kita dapat meng-close sehingga bisa mendapatkan untung. Keuntungan ini dihitung dari jumlah point yang di dapat dikali jumlah lot yang diperdagangkan. Begitu pula jika kita memprediksi harga akan turun kita dapat sell, jika ternyata memang turun, maka kita bisa dengan mudah close dan akan mendapatkan untung.

Dengan memahami bahwa kita bisa mendapatkan keuntungan dari dua arah ini yaitu market turun dan market naik, diharapkan kita mampu melihat kesempatan besar yang ditawarkan oleh forex trading agar bisa meraih keuntungan kapan pun, dimanapun dan dari kondisi market seperti yang ada.